Polres Musnahkan 1.571 Botol Minuman Beralkohol

Reporter : KIM Melati
Kamis 25/06/2015

PAJARAKAN – Polres Probolinggo memusnahkan sedikitnya 1.571 botol minuman beralkohol di halaman Mapolres Probolinggo, Rabu (24/6). Tidak hanya itu, ratusan butir pil tryhexipenidyl, dektro, ganja, shabu serta kenalpot brong ikut dimusnahkan.

Pemusnahan tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan, Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Inf. Winarso dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan pelajar.

Ribuan botol beralkohol yang dimusnahkan terdiri dari Bir 342 botol, Arak 724 botol, Vodka 9 botol, Anggur 488 botol, Wiesky 8 botol.  Selain itu, Sabu 12,56 gram, Ganja 125 gram dan Alat hisab.

Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan mengatakan, pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol, ganja, shabu serta ratusan pil trihexipenidyl dan dextro tersebut merupakan hasil operasi dan ungkap kasus narkoba Polres Probolinggo selama sebulan terkhir. “Ini ungkap kasus di berbagai tempat,” ungkapnya.

Mantan Kapolres Probolinggo Kota ini meminta pada pemerintah daerah agar menjadi perhatian khusus terkait dengan hal tersebut. Karena menurutnya, edar miras dan narkoba sejauh ini sudah masuk pada pelajar. “Bahkan arak sudah ada di tas pelajar dengan diwadahi plastik. Semua pihak seperti tokoh agama dan guru harus tahu, itu bukan air biasa tapi arak,” jelasnya.

Menurut Kapolres, upaya tersebut sangat diperlukan untuk menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh negatif miras dan narkoba. “Kami minta pada Pemerintah Daerah bisa ikut pro aktif dan mau bekerja sama dalam memerangi miras dan narkoba agar Kabupaten Probolinggo aman dari peredaran miras dan narkoba, sehingga generasi mudanya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara Wabup Timbul Prihanjoko mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sering kali melakukan sosialisasi tentang bahaya miras dan narkoba kepada generasi muda melalui lembaga-lembaga pendidikan hingga di pondok-pondok pesantren.

“Untuk hal semacam ini tidak hanya PR (Pekerjaan Rumah) bagi pemerintah, tapi ini PR semua pihak, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memerangi miras dan narkoba,” katanya
Share on Google Plus

About Redaksi 1

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar