Reporter : KIM Melati
Rabu 15/07/2015
KRAKSAAN
- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, harga daging sapi di pasar
tradisional di Kabupaten Probolinggo semakin melambung. Bahkan harga
daging sapi sampai menembus Rp 100.000/kg atau naik sebesar Rp 5 ribu
dibanding harga pada pertengahan bulan Ramadhan. Ironisnya, lonjakan
harga terjadi disaat harga sapi potong justru sedang turun drastis.Seperti yang terlihat di Pasar Semampir Kota Kraksaan misalnya. Dimana harga daging sapi super bisa menembus hingga Rp 100.000/kg. Patokan harga ini naik Rp 5.000 dibandingkan harga sebelumnya yang hanya berkisar Rp 95.000/kg. Tidak hanya daging super, harga daging kualitas biasa juga naik Rp 5 ribu dari harga awal Rp 90 ribu menjadi 95 ribu.
Meskipun harga naik, namun permintaan daging justru meningkat. Pada hari normal pedagang hanya sanggup menghabiskan 100 kg daging sejak pagi sampai siang hari. Namun kini bisa mencapai sekitar 150 kilo gram daging sapi laku terjual setiap harinya.
Menurut pedagang, kian melambungnya harga daging merupakan dampak semakin dekatnya perayaan lebaran. Bahkan pedagang memperkirakan harga jual daging sapi sehari menjelang lebaran nanti akan menembus Rp 110.000/kg.
Lonjakan harga daging sapi ini cukup ironis, pasalnya harga sapi potong sejak dua pekan terakhir justru sedang turun drastis akibat melimpahnya stok di pasaran. Diperkirakan kenaikan harga merupakan akal bulus pedagang maupun jagal hewan yang tetap menaikkan harga jual daging meski harga sapi potong sedang rendah. Tujuannya jelas untuk mengeruk keuntungan berlipat dengan memanfaatkan momen lebaran.
0 komentar:
Posting Komentar