Enam Pasar Tradisional Tuntas Direnovasi

Reporter : KIM Melati
Selasa, 05/01/2016
KRAKSAAN - Enam pasar di Kabupaten Probolinggo sudah tuntas direnovasi sampai akhir 2015 lalu. Namun, hingga saat ini los pasar yang diperbaiki itu belum ditempati para pedagang. Pemkab Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan, los-los pasar itu akan ditempati pada pekan ini.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan, Rabu (06/01/2016) nanti Disperindag dan SKPD terkait akan mengadakan rapat berkaitan dengan pasar-pasar yang sudah diperbaiki tersebut. “Usai rapat Insya Allah sudah bisa ditindakalanjuti dengan penempatan bedak pedagang mereka,” katanya.

Menurut Sidik, pihak kontraktor sudah menyerahkan proyek itu pada Disperindag. Setelah itu, akan dilanjutkan penyerahan pasar kepada Dinas Pendapatan selaku pengelola pasar di Kabupaten Probolinggo. “Meski sudah diserahkan, pelaksana proyek masih mempunyai tanggung jawab selama tiga bulan. Sehingga, bila ada kerusakan, pelaksana proyek yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Tahun 2015, enam pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo direhab dengan menelan dana hingga Rp 7,080 miliar. Dari enam pasar itu, dua di antaranya direhab sekaligus untuk menunjang dunia pariwisata.

Enam pasar itu meliputi Pasar Kotaanyar Kecamatan Kotanyar; Pasar Pajarakan Kecamatan Pajarakan; Pasar Condong Kecamatan Gading; Pasar Sebaung Kecamatan Gending; Pasar Patalan Kecamatan Wonomerto dan Pasar Bayeman Kecamatan Tongas.

Untuk anggaran rehab dua pasar di antaranya berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU). Sedangkan anggaran rehab empat pasar lainnya berasal dari bantuan keuangan (BK) Pemprov Jawa Timur.

Setelah direhab, enam pasar itu diharapkan makin tinggi aktivitas perekonomiannya.  Di samping itu, dari enam pasar, dua di antaranya direhab sebagai upaya menunjang wisata. Yakni, Pasar Condong untuk menunjang wisata arung jeram. Begitu pula Pasar Patalan di Kecamatan Wonomerto. Dua pasar itu difokuskan  dengan mempercantik bagian depan pasar.

Diharapkan, wisatawan yang datang atau melintas didepan pasar tertarik untuk mengunjunginya. Sedangkan untuk Pasar Kotaanyar dan Bayeman, dibangun los berkonsep modern. Begitu juga dengan penataan para pedagang. Sedangkan Pasar Pajarakan akan dinaikkan. Sehingga, tidak terkesan tenggelam karena lebih rendah dari jalan raya. (maz/abh)
Share on Google Plus

About Redaksi 1

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar