Reporter : KIM Melati
Minggu, 10/01/2016
PROBOLINGGO
- Anggota DPD RI H. Ahmad Nawardi datang ke Kabupaten Probolinggo untuk
menanyakan kondisi Gunung Bromo yang saat ini masih berada pada level
siaga. Putra daerah asal Sampang Madura ini juga menjanjikan bantuan
pasca erupsi, berupa bantuan di bidang pertanian.Dalam pertemuan itu, turut hadir Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE yang didampingi oleh sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Pada pertemuan tersebut, Bupati Tantri sedikit memaparkan kondisi terkini Gunung Bromo dan dampak lainnya. “Erupsi Gunung Bromo, memang hari ini mengalami erupsi, dari karakteristiknya memang lima sampai 6 tahun. Terakhir pada tahun 2010, tapi kami sudah mengantisipasinya dengan bekerjasama dari beberapa pihak terkait, seperti dari pihak kepolisian,” katanya.
Dengan kondisi seperti ini, Bupati Tantri berharap agar Gunung Bromo secepatnya kembali kepada kondisi normal. Sehingga semua aktivitas yang ada di sekitar kawasan Gunung Bromo kembali normal, seperti sektor wisata.
“Sektor wisata ini juga turunnya drastis, makanya beberapa waktu lalu kami titip ke media nasional yang kebetulan datang kesini untuk memberitakan eksotisme erupsi Bromo, bukan erupsinya,” jelasnya.
Tidak kalah penting akibat abu vulkanik yang mengguyur Kecamatan Sukapura dan sekitarnya mengakibatkan gagal panen. “Terbanyak disini adalah penghasil kubis, kentang, bawang prei dan wortel. Kami minta bantuannya pada DPD agar mereka dapat bantuan dari pemerintah pusat,” pintanya.
Sementara H Ahman Nawardi mengungkapkan, tentu dengan kondisi seperti itu akan difasilitasinya. “Kami akan bawa mereka ke sini, kalau berkaitan dengan pertanian kami akan bawa Kementerian Pertanian. Sehingga mereka melihat langsung, agar ditangani serius. Yang penting tidak sampai menelan korban jiwa dan korban sosial pasca erupsi Gunung Bromo,” katanya.
0 komentar:
Posting Komentar