Reporter : KIM Melati
Rabu, 02/03/2016
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengajak
masyarakat untuk kembali berbelanja ke pasar tradisional. Pasalnya
selama ini masyarakat terkesan lebih suka berbelanja di pasar modern.
Biasanya masyarakat malas datang ke pasar tradisional karena kumuh, bau,
becek dan kotor.
Menyikapi hal tersebut, secara bertahap Pemkab Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan rehabilitasi sejumlah pasar tradisional. Tujuannya ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar merasa nyaman berbelanja ke pasar tradisional dan tidak terpengaruh dengan keberadan pasar modern.
“Tahun 2015 kemarin, ada 7 pasar tradisional yang sudah kami rehab. Yakni, Pasar Kotaanyar berupa peningkatan los, Pasar Semampir dan Pasar Bayeman berupa penambahan los pedagang,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko.
Untuk Pasar Pajarakan, Pasar Patalan dan Pasar Condong tampilan depannya diperbarui. Sehingga ada kreasi yang berbeda dari yang kemarin. Dengan demikian timbul gairah masyarakat untuk kembali berbelanja ke pasar tradisional. Sementara Pasar Sebaung ditingkatkan sarana fisik mulai dari los ikan, drainase dan paving.
“Jika pasar sudah bagus dan bersih, maka masyarakat akan senang datang dab berbelanja di pasar tradisional. Jika pasarnya ramai, maka tingkat transaksinya meningkat dan jumlah pedagang bertambah. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” pungkasnya.

0 komentar:
Posting Komentar