KRAKSAAN
– Hingga akhir Agustus 2016, sebanyak 223 desa di Kabupaten Probolinggo
tercatat sudah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
(PBB-P2) tahun 2016. Desa-desa itu tersebar di 24 kecamatan di
Kabupaten Probolinggo.
Hanya saja, kecamatan yang
semua desanya lunas PBB-P2 baru mencapai 7 (tujuh) kecamatan. Meliputi,
Sumber, Tegalsiwalan, Gading, Sumberasih, Tiris, Sukapura dan Bantaran.
Hal
tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten
Probolinggo Hadi Prayitno. “Alhamdulillah, hingga akhir Agustus 2016,
tercatat 223 desa yang lunas PBB-P2 100%. Terima kasih atas dukungan dan
partisipasi dari masyarakat yang sudah membayar PBB-P2,” katanya.
Menurut
Hadi, hingga akhir Agustus 2016, realisasi penerimaan PBB-P2 di
Kabupaten Probolinggo telah mencapai Rp 10.448.112.925 atau 73,81% dari
target sebesar Rp 14.154.716.745.
“Dari target baku
PBB-P2 sebesar Rp 14, 154 miliar realisasinya sudah mencapai Rp 10,4
miliar. Kesadaran masyarakat dan wajib pajak perlu terus ditingkatkan.
Hal ini tentunya butuh proses dan komitmen bersama dari semua pihak,”
jelasnya.
Hadi menjelaskan, untuk mencapai target
Pendapatan Asli Daerah (PAD) PBB-P2 tahun 2016 perlu adanya peningkatan
koordinasi dan evaluasi kepada pihak terkait mulai dari camat,
koordinator pemungut, kepala desa dan lurah se-Kabupaten Probolinggo.
“Harapan
ke depan kami bisa memanfaatkan potensi yang sekarang belum tergali
secara maksimal. Tetap kita lakukan upaya intensifikasi dan
ekstensifikasi. Sebab banyak lahan-lahan yang sudah ditempati bangunan,
tetapi masih berbunyi lahan saja,” pungkasnya. (wan)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar:
Posting Komentar