Jelang Idul Adha, Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban


KRAKSAAN – Jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mengintensifkan pemeriksaaan hewan kurban yang dijual pedagang. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat agar mendapatkan hewan kurban yang Aman, Sehat, Utuh serta Halal (ASUH).

Pemeriksaan ternak untuk hewan kurban ini difokuskan pada sapi, domba dan kambing yang berada di Kecamatan Gending, Kraksaan, Paiton, Wonomerto (PT AGI/Agro Great Indoberkah) dan Tongas (PT Santori). Ternak yang diperiksa mencapai 107 ekor kambing dan 86 ekor domba. Serta 5.000 ekor domba di PT AGI Wonomerto.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan hewan kurban. “Selain itu juga untuk mengawasi dan mengantisipasi masuknya penyakit antraks di Kabupaten Probolinggo, “ujarnya.

Pemeriksaan terhadap hewan kurban ini tidak hanya dilakukan di pasar hewan, juga di tempat penjualan hewan kurban yang berada di pinggir jalan. “Alhamdulillah, semua hewan yang kita periksa baik kambing maupun domba dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih menjelang Hari Idul Adha 1438 Hijriyah, “jelasnya.

Sementara Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengatakan pemeriksaan hewan kurban ini diintensifkan hingga jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah.” Untuk optimalisasi pemeriksaan kesehatan hewan kurban, kami juga melibatkan petugas teknis peternakan di tingkat kecamatan, “ungkapnya.

Menurut Niko, dari hasil pemeriksaan hewan yang dijual pedagang, pihaknya tidak menemukan adanya penyakit yang membahayakan kesehatan manusia. “Umumnya hewan kurban dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan adanya penyakit menular, “jelasnya.

Lebih lanjut Niko menerangkan bahwa ciri-ciri ternak yang sehat dan layak disembelih diantaranya sehat, tidak cacat, tidak diare, lincah dan kulit mulus. Untuk domba berumur lebih dari satu tahun. Sedangkan untuk sapi jantan berumur lebih dari 2 (dua) tahun.

“Pemeriksaan hewan kurban ini dilakukan dalam 2 (dua) kategori. Yakni, pemeriksaan ante mortem hewan kurban agar bisa melihat ternak sehat dan sakit pada saat dijual untuk masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah. Serta pemeriksaan post mortem akan dilaksanakan pada saat Hari Raya Idul Adha agar daging yang disembelih layak dikonsumsi oleh masyarakat, “pungkasnya.
Share on Google Plus

About Bunda Nunung

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar