Reporter : Syamsul AkbarSUMBER - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE terus berkomitmen untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Program-program yang dibuat sesuai dengan kegiatan masyarakat. Oleh karenanya, bupati perempuan pertama di Kabupaten Probolinggo rutin melakukan audiensi sebagai media menyerap aspirasi masyarakat.
Kamis (12/3), Bupati Tantri didampingi sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan audiensi dengan masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Sumber.
Setelah melalui perjalanan yang sulit dan ada beberapa jalan rusak yang dipasangi pohon pisang, Bupati Tantri tiba di Balai Desa Wonokerso sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Probolinggo ini meninjau pos pemasangan implant, pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta sekolah PAUD.
“Selain silaturahim, tujuan datang kesini adalah untuk mengetahui kondisi masyarakat. Sehingga nantinya bisa tahu apa yang menjadi prioritas pembangunan disini. Tentunya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Bupati Tantri, Kecamatan Sumber memiliki salah satu obyek wisata alam yang cukup indah berupa P-29 yang sering diklaim oleh Kabupaten Lumajang. Demi mendukung obyek wisata tersebut, maka pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap.
“Pak Jokowi sudah berjanji untuk memberikan bantuan, khusus infrastruktur yang salah satunya di Kecamatan Sumber. Mohon maaf atas kekurangan pembangunan yang dilakukan di Kecamatan Sumber. Bukan artinya dilupakan, setiap tahun sudah dianggarkan. Tahun 2014 untuk jalan dianggarkan sebesar Rp. 3.040.000.000. Tahun 2015 akan dimulai bulan Mei hingga Juni mendatang,” terangnya.
Bupati Tantri menegaskan bahwa peningkatan jalan akan dilakukan di Desa Ledokombo. Beberapa yang tanah gerak akan di beton. Semua ini dilakukan supaya masyarakat yang hidupnya setiap hari bergantung kepada kentang dan wortel bisa lebih makmur.
“Pada saat panen raya jangan dijual semua, buatlah kelompok usaha. Nanti beri pelatihan pengolahan kentang, seperti buat keripik kentang dan donat. Donat yang beku yaitu siap saji. Saya sudah mencicipi bakpia dari kentang. Usaha ini wajib kita kembangkan. Kentang yang diolah nilai jualnya lebih tinggi, dibandingkan dengan kentang biasa,” pungkasnya. (wan)
0 komentar:
Posting Komentar