Reporter : KIM Melati
Selasa 25/08/2015
Pelatihan yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Hasan Desa Maron Kulon Kecamatan Maron ini diperuntukkan bagi guru yang berprestasi. Pelatihan ini digelar oleh Forum Komunikasi Pendidikan Madrasah yang didukung pendanaan dari Yayasan Dana Sosial Alfalah (YDSF).
Kegiatan ini didukung tim kreator Kabupaten Probolinggo diantaranya Hosnan, Kholid Mustofa, Siti Nur Tamami dan Hasan. Selain itu juga ada pemateri khusus yang didatangkan meliputi ustadz Yusuf, ustadz Yanto dan ustad Suntari.
Hosnan mengatakan, ada beberapa tahapan sebelum pelatihan ini digelar. Diawali dengan seleksi oleh tim kreator terhadap 50 guru berprestasi. “Kami turun ke lapangan untuk mengobservasi dan menyeleksi para guru berprestasi,” ungkapnya.
Pada pelatihan ini, salah satu materi yang diberikan adalah tentang pengelolaan kelas. “Selain itu juga ada berbagai macam materi yang disampaikan tim trainer. Kami berharap pelatihan ini bisa mencetak anak didik yang berkarakter,” jelasnya.
Pasca pelatihan ini, proses berikutnya adalah memantau guru peserta pelatihan dalam menerapkan materi yang telah disampaikan. “Kami berharap para peserta pelatihan ini tidak hanya membawa peserta didik yang berkarakter. Tapi juga menularkan sikap profesional sebagai guru kepada para guru lainnya,” harapnya.
Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H Busthami melalui Kasi Pendidikan Madrasah Taufiq mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan semacam ini akan meningkatkan kompetensi pedagogik, kompetensi profesi dan menguasai keilmuan serta kompetensi kepribadian. “Dengan demikian, diharapkan pendidikan madrasah bisa mengantarkan anak didik sebagai pribadi yang berakhlakul karimah,” harapnya.
0 komentar:
Posting Komentar