Reporter : KIM Melati
Sabtu 22/08/2015
Pelatihan yang digelar di rumah Kepala Desa Bulujaran Kidul Kecamatan Tegalsiwalan ini dihadiri Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo Andjar Noermala dan narasumber dari UD Widya Handycraft Banyuwangi.
“Manfaatkan kesempaatan ini dengan baik agar bisa terampil dan mahir. Di mana ilmu yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bakat dalam menciptakan industri yang kreatif,” ujar Kepala Desa Bulujaran Kidul Joyo Utomo. Diharapkan bekal keterampilan kerajinan bambu dapat menopang kebutuhan hidup sehari-hari bagi perajin.
Sementara Kasi Sarana dan Usaha Industri Disperindag Sugeng Romadon mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk menggali potensi produktivitas kerajinan bambu dan meningkatkan kepedulian serta peran aktif terhadap pembinaan IKM kerajinan bambu.
Sedangkan Andjar Noermala mengatakan, IKM dapat dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Sisi lain kini kondisinya sedang terancam karena masih banyak UKM atau IKM yang belum memiliki kemampuan yang cukup memadai untuk menghasilkan produk yang bersaing di pasar global.
“Melimpahnya persediaan pohon bambu di wilayah Kabupaten Probolinggo ternyata bisa dijadikan sebagai peluang usaha baru yang cukup menjanjikan. Jika selama ini masyarakat hanya memanfaatkan batang bambu sebagai bahan bangunan rumah, kini bambu bisa disulap menjadi aneka kerajinan cantik dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi,” ujarnya.
Andjar menegaskan, meskipun awalnya kerajinan bambu hanya diminati masyarakat di daerah pelosok. Namun seiring dengan maraknya isu global warming di lingkungan masyarakat dunia, kini banyak orang yang tertarik menggunakan produk-produk ramah lingkungan tersebut untuk kehidupan sehari-hari.
0 komentar:
Posting Komentar