Permudah Akses Sanitasi

Reporter : KIM Melati
Jumat, 01/01/2016

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ingin mewujudkan program pemerintah berupa 100% akses air bersih, 0% pemukiman kumuh dan 100% akses sanitasi tahun 2019 mendatang. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Kabupaten Probolinggo pun kembali mengalokasikan anggaran untuk pembuatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di tempat-tempat yang yang belum memiliki akses sanitasi.

“Untuk Kabupaten Probolinggo, usulan pembangunan MCK tersebut dilakukan melalui Musrenbang. Tentunya usulan harus mempertimbangkan ada tanah dan airnya. Sebab jika tidak ada tanah dan airnya, maka MCK tidak bisa dibangun,” ungkap Kepala DPU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono, Jum’at (01/01/2016).

Dikatakan pembangunan MCK ini merupakan salah satu upaya dalam menyediakan infrastruktur untuk sanitasi masyarakat. Tetapi yang lebih berat lagi bagaimana sanitasi itu bermanfaat bagi masyarakat dan bisa diakses dengan baik.

“Sebab setiap daerah, kultur masyarakatnya berbeda-beda. Bahkan di beberapa daerah walaupun ada akses sanitasi tetapi tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Inilah pekerjaan berat untuk bisa merubah perilaku masyarakat,” jelasnya.

Mantan Kepala DPU Bina Marga Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, sampai saat ini akses sanitasi di Kabupaten Probolinggo mencapai 62,42%. Sehingga masih banyak “PR” (Pekerjaan Rumah) yang harus bisan dituntaskan hingga tahun 2019 mendatang.

“Pembangunan akses sanitasi sendiri dilakukan tersebar di semua kecamatan. Hanya pada tahun 2015 kemarin kami mengoptimalkan di daerah yang IPM rendah,” pungkasnya.
Share on Google Plus

About Redaksi 1

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar